Kuliah Malam
Kelas Online
Bersama Pak Jamil Azzaini
Tema - Menjual Dengan Kekuatan Cerita
==============

Teman-teman salam kenal, saya Jamil Azzaini. Saat ini saya diamanahi menjadi CEO di Kubik Group. Perusahaan yg bergerak di bidang training, coaching dan konsultasi. Saya juga satu dari tiga pemilik Kubik. Client utama kami adalah 100 perusahaan terbaik Indonesia versi Fortune. Dan kini yang sudah jadi client rutin kami 43 perusahaan dari 100 tersebut.

Selain itu saya juga Founder Akademi Trainer dan pemilik 5 bisnis yang alhamdulillah terus bertumbuh. Saya ingin menjadi pengungkit keberhasilan bagi trainer, leader dan entrepreneur.

Siap mulai? Jangam disela ya walau saya sambil nulis di HP. Mudah-mudahan jari tangan saya gak keriting. He3x.

Rakyat Indonesia sebagian besar sangat emosional. Makanya tontonan sinetron dan hal-h yang menyentuh laku di Indonesia. Nah menurut Anda, kira-kira apa yang membuat orang mudah tersentuh?

========

Ayo jawab pertanyaan saya. Menurut Anda, kira-kira apa yang membuat orang mudah tersentuh?

========

Ternyata berbagai riset menyatakan bahwa yang membuat orang mudah tersentuh adalah cerita. Dan menariknya, cerita sangat bisa digunakan untuk meningkatkan kinerja bisnis kita. Saya sudah membuktikannya.

========

Metode Six Sigma yang terkenal dipopulerkan oleh Jack Welch dari GE padahal awal metode ini sebenarnya dari Motorola. Mengapa ini terjadi? Karena Jack Welch pandai menceritakan six sigma dibandingkan penemunya. Dengan menerapkan metode ini semua perusahaan yang dipimpinnya selalu menjadi peringkat satu atau dua di dunia

========

Mengapa penjualan Apple begitu laris? Bahkan banyak orang rela antri membeli produk terbarunya. Saat Apple melaunching salah satu produk terbarunya di Hongkong antrian yang mau beli mengular bekilo-kilo meter, saya kebetulan sedang berada disana. Mengapa ini terjadi? Karena Steve Jobs pandai membuat cerita tentang produk yang dilaunchingnya

========

Anda yang kenal saya tentu tahu bahwa saya selalu memakai batik. Mengapa? Karena saya tahu persis cerita dibalik pembuatan batik. Saya enggan beralih dari batik kecuali mungkin ada cerita yang lebih kuat dibalik cerita batik yang sangat mempesona saya

========

Sebagian Anda juga kenal buka lapak? Apa yang membuat kunjungan ke buka lapak meningkat? Mengapa harga sahamnya terus meroket? Salah satunya karena iklan yang disajikan dalam bentuk cerita. Seri iklannya berjudul "Medok Pendekar Jari Sakti" silakan cari dan tonton di Youtube

========

Maka saran saya, kembangkan bisnis Anda dengan cerita.

========

Secara internal adakan rapat-rapat mingguan dan saat rapat tersebut ceritakan value, kelebihan, testimoni dan masa depan busnis Anda dan orang-orang di dalamnya. Cara ini akan membuat orang-orang terbaik kerasan dan akan total memajukan bisnis Anda

========

Ingat prinsip pemilik bisnis adalah "leader (owner) tidaklah melahirkan follower, leader itu melahirkan leader" Dan salah satu cara terbaik melahirkan leader yang loyal adalah ketika sang owner rajin dan senang bercerita

=======

Boleh saya tahu, apakah Anda sering bercerita tentang value, kebihan dan masa depan bisnis Anda kepada tim Anda?

=======

Berapa sering Anda bercerita kepada mereka? Ketika Anda bercerita apakah penuh keyakinan? Penuh energi?

=======

Ingat pesan saya "orang yang jarang bercerita tentang bisnisnya kepada timnya maka ia akan menjadi budak dari bisnisnya. Dan orang yang rajin bercerita tentang value, kelebihan dan masa depan busnisnya, ia akan menjadi tuan bagi bisnisnya."

=======

Pilih mana? Jadi budak bisnis atau tuan bagi bisnis Anda?

=======

Ciri utama menjadi tuan adalah Anda sibuk mengembangkan dan memajukan bisnis bukan sibuk mengerjakan pekerjaan printilan, rutinitas tapi hasilnya minim.

=======

Nah sekarang bagaimana dengan konsumen atau pelanggan Anda? Jadikan mereka pelanggan setia bisa dengan cara membeli produk lebih banyak atau mereka memasarkan produk Anda dengan sukarela. Caranya? Gunakan kekuatan cerita

=======

Pak saya gak bisa cerita? Gunakanlah jenis "cerita' yang paling sederhana yaitu testimoni orang yang sudah menggunakan produk atau jasa Anda

=======

Ada beberapa pilihan inti cerita yang bisa Anda gunakan? Mau? Yang jawab mau wajib di atas 25 orang kalau kurang kuliah online tidak dilanjutkan. He3x. Hayo mau?

=======

Oke, Anda bisa menggunakan "asosiasi" apa maknanya? Buatlah cerita bahwa bila pelanggan Anda menggunakan produk/jasa Anda maka mereka akan "terasosiasi" atau mirip atau setara dengan tokoh atau public figure yang sudah menggunakan terlebih dahulu. Cara ini dipakai oleh produk/jasa yang brandnya sudah kuat, contohnya Harley Davidson

========

Saran saya kuatkanlah terus brand produk atau jasa Anda maka semakin lama Anda akan memiliki tenaga pemasaran yang loyal tanpa harus dibayar. Asyik khan?

Makanya bisnis jangan gonta-ganti, kaya oli mobil saja, he3x

========

Kedua, "memanusiakan" apa artinya? Sekarang bukan eranya Anda sibuk menceritakan kelebihan produk Anda. Itu Sudah kuno bro, he3x. Sekarang eranya bercerita tentang orang (manfaat bagi pengguna), semua cerita Anda fokus ke orang bukan tentang kelebihan produk atau jasa Anda.

=======

Coba perhatikan iklan air mineral, ia bukan bercerita tentang airnya tapi manfaat bagi penggunanya, kesehatan, dan kepedulian dengan sesamanya

=======

Ketiga, aplikasi value. Masukan nilai, heroisme dan nilai-nilai agung dalam produk atau jasa Anda. Contoh saya menjadi loyal dengan batik karena cerita dari penjual kepada saya tentang kehidupan para pembatik, nasionalisme, budaya asli Indonesia dll. Karena itulah saya susah berpaling dari batik

=======

Saat saya mengembangkan BMT, saya memasukkam value kepada para pengelolanya: jihad, kepedulian dan keberpihakan. Hasilnya? BMT yang rata-rata dulu bermodal satu jutaan kini sudah milyaran rupiah. Saya kemarin baru pulang dari Purworejo, nengok BMT yang saat pendiriannya saya ikut bantu bermodal 900 ribu kini sudah punya aset lebih dari 120 milyar. Asyik to?





- Copyright © 2016 AZURA TRAVEL TOUR - Terms Conditions - FAQ - LEGALITAS -