130804__MG_4113x-[ILUSTRASI MUDIK]-[SOEKARNO-HATTA]-[Joe Roland S. Bokau]-Indo-Aviation

Selama masa angkutan Lebaran 2016, Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau Airnav Indonesia meningkatkan frekuensi penerbangan dari 72 menjadi 76 pergerakan pesawat per jam di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Dirut LPPNPI Bambang Tjahjono menuturkan, rute terpadat yang diperkirakan akan mengalami lonjakan penumpang selama lebaran ini yaitu Jakarta-Denpasar, dan Jakarta-Surabaya.
“Rute terpadat dan mengalami lonjakan penumpang untuk angkutan dalam negeri yaitu Jakarta-Surabaya yang mencapai 21.891 penumpang per hari, dan Jakarta-Denpasar yang mencapai 16.911 penumpang perhari,” kata dia.
Adapun rute terpadat angkutan luar negeri Singapura-Denpasar mencapai 3.811 penumpang perhari, Kualalumpur-Denpasar 1.920 penumpang per hari, Denpasar-Perth 1.543 penumpang per hari, dan Hongkong-Denpasar 1.393 penumpang per hari.
Penambahan frekuensi tersebut, kata Bambang, dilakukan sebagai langkah kontigensi jika permintaan melebihi kapasitas. “Maka jumlah ‘movement’ (pergerakan) akan dinaikkan dari 72 menjadi 76 pergerakan,” katanya.
Ia mengaku optimistis hal tersebut bisa diatasi meskipun jalur penghubung pergerakan pesawat di sisi Timur (east cross taxi way) belum dibangun. “Meskipun belum ada tapi kita bisa lakukan, mungkin kalau sudah ada bisa sampai 120 pergerakan pesawat per jam,” katanya.
Pada musim angkut lebaran 2016, LPPNPI memperkirakan akan ada 70.307 pergerakan pesawat selama H-7 sampai H+7. Bambang menambahkan jumlah tersebut meningkat lima persen dari jumlah pergerakan Lebaran 2015, yakni 66.958 pergerakan.
“Jumlah tersebut tersebar di 35 bandar udara yang dipantau selama arus mudik dan balik tahun ini,” katanya.

- Copyright © 2016 AZURA TRAVEL TOUR - Terms Conditions - FAQ - LEGALITAS -