Salah satu sudut kaki lima layang di Hongkong. 
Tersedia petunjuk arah untuk memudahkan pengguna jalur pejalan kaki.
(Foto: Taufikuieks)

Jakarta adalah kota yang tidak bersahabat dengan pejalan kaki! Hal ini merupakan fakta yang tidak bisa kita sangkal. Coba kalau kita lihat suasana jalan utama seperti Jalan Sudirman, Thamrin, ataupun Gatot Subroto. Kaki lima yang sempit, kotor, dan kurang bersahabat. Apabila kita ingin menyeberang jalan atau pergi ke gedung yang ada di seberang jalan, kita harus jauh memutar melewati jembatan penyeberangan yang juga sangat tidak nyaman.

Keadaan yang bagaikan bumi dan langit akan kita jumpai di Hongkong. Kawasan yang dulunya di bawah kekuasaan Inggris dan sekarang menjadi daerah khusus yang memiliki nama resmi Hongkong SAR ini ternyata sangat memanjakan pejalan kaki. Tujuan utamanya tentu saja untuk membuat semakin banyak penduduk dan wisatawan yang bepergian dengan berjalan kaki dan juga menggunakan angkutan umum.



Jalur pejalan kaki layang menghubungkan gedung dan jalan (Foto: Taufikuieks)

Kisah perjalanan di Hongkong akan dimulai di Hongkong, yaitu Pulau Hongkong. Pulau Hongkong merupakan salah satu dari tiga wilayah utama Hongkong SAR, yaitu Hongkong, Kowloon, dan New Territories. Dengan Star Ferry dari Tsim Sha Tsui, saya sampai di Central Pier, dan pengembaraan dengan berjalan kaki di kaki lima layang membawa saya menuju ke beberapa tempat wisata yang menarik di daerah ini.

Dari Central Pier, perjalanan dimulai dengan naik lift ke Elevated Pedestrian yang nyaman, lebar, dan sekaligus kita dapat menyaksikan kehidupan sehari-hari penduduk Hongkong. Pemandangan pertama yang saya saksikan adalah sebuah taman hiburan dengan Ferrys Wheel yang berkilauan di malam hari. Di atas kaki lima layang, petunjuk jalan sangat mudah dijumpai petunjuk baik ke stasiun MTR (Mass Transit Railway)
, gedung perkantoran, maupun pusat perbelanjaan. 
(Taufikuieks)

Read more: http://travel.kompas.com

- Copyright © 2016 AZURA TRAVEL TOUR - Terms Conditions - FAQ - LEGALITAS -