Bandara Juanda, Surabaya (foto: www.indo-aviation.com)

Kebijakan pembayaran airport tax akan disatukan dengan pembelian tiket pesawat. Dengan begitu, tiket pesawat yang dibayar calon penumpang sudah termasuk airport tax. Kebijakan ini berlaku untuk pemesanan tiket mulai Kamis (1/1) dengan jadwal penerbangan mulai 1 Maret 2015. Hal itu disampaikan langsung oleh Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Udara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan M. Alwi, Kamis (1/1).

’’Kami sudah mengirimkan surat perihal itu jauh hari. Tidak hanya di Juanda, tapi berlaku di seluruh bandara Indonesia,’’ ungkapnya. Mantan kepala otoritas bandara wilayah III Surabaya itu mengapresiasi langkah tersebut meski relatif terlambat.

Dia mengakui, transaksi pembayaran setelah reservasi maupun menjelang terbang membuat pelayanan tidak efektif. Pengguna jasa merasa tidak praktis karena harus mengeluarkan uang lagi untuk layanan ruang tunggu sehingga menyerupai jasa peron di terminal atau stasiun era silam.

Maskapai Garuda Indonesia sudah memberlakukan PSC (passenger service charge) on ticket pada Oktober 2014. Begitu pula AirAsia untuk rute internasional. Pengguna jasa penerbangan sudah membayar PSC ketika membeli tiket jauh hari sebelumnya. Begitu pula penumpang yang go show (pemesanan pada hari terbang). Meski begitu, penggabungan PSC ke dalam harga tiket membutuhkan persiapan teknis untuk sistem ticketing. Selain itu, harus ada sosialisasi kepada masyarakat. Alwi mendorong maskapai dan pengelola mengintegrasikan tarif tiket dan PSC ke dalam sistem terpadu.

Presiden Direktur AirAsia Sunu Widyatmoko menginformasikan maskapainya sudah menerapkan sistem tersebut pada AirAsia Malaysia. Hanya, di Indonesia penerapannya terkendala masalah teknis. ’’Masalah teknis IT dan perbankan bisa diselesaikan asal semua konsisten dan diterapkan bareng,’’ tegas Sunu.

Read more: www.jpnn.com

- Copyright © 2016 AZURA TRAVEL TOUR - Terms Conditions - FAQ - LEGALITAS -