http://www.azuratraveltour.com/2014/09/garuda-pisahkan-tiket-dan-airport-tax.html


finance.detik.com
Maskapai pelat merah, PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) berencana memisahkan kembali pembayaran passenger service charge (PSC) alias airport tax dengan tiket mulai 1 Oktober. Awalnya penggabungan dua hal ini didorong oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan.
Atas pemisahan ini mulai bulan depan penumpang Garuda membayar airport tax di bandara pada proses check in seperti dua tahun lalu. Apakah ini sebuah kemunduran, dari sesuatu yang praktis jadi kembali ke awal?
Dahlan menilai, pemisahan tiket ini merupakan aksi protes dari maskapai pelat merah itu. Pasalnya, sudah dua tahun menerapkan sistem praktis tapi tidak ada satu pun dari belasan maskapai dalam negeri yang ikut menerapkan.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) selaku regulator juga baru bulan lalu mengeluarkan aturan untuk penggabungan tiket dan airport tax ini.
"Itu sebagai semacam protes karena Garuda jadi korban sebab (maskapai) yang lain nggak mau melaksanakan," kata Dahlan di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (24/9/2014).
Selama ini, Garuda harus menanggung dampak negatif akibat program penggabungan tiket dan airport tax. Harga tiket Garuda dan Citilink terkesan lebih mahal ketimbang maskapai pesaing karena maskapai lain tidak memasukkan tambahan biaya berupa airport tax.
Baca cerita lengkap: finance.detik.com

- Copyright © 2016 AZURA TRAVEL TOUR - Terms Conditions - FAQ - LEGALITAS -